Minggu, 12 Januari 2014

[Fanfiction] Ma Boy!



Tittle : Ma Boy!
Author : Im Cho Sun
Genre : Romance, Comedy
Rating : PG-15
Length : Oneshoot (5 pages), Ficlet

Cast:
Bok Sung Ah a.k.a Sung Ah
Cho Kyuhyun a.k.a Kyuhyun

Disclaimer:

                Annyeonghaseyo!! Long time no see readerdeul!!! Kali ini author datang bawa FF Kyuhyun Oneshoot yang cukup singkat tapi juga tidak terlalu singkat. Hehehe. FF ini terinspirasi dari sebuah FF tapi bukan plagiat! Hanya bentuknya saja yang sama. Sedangkan isinya jauh berbeda. Jadi diharapkan reader gak salah paham ne? Ah iya… Author mau sedikit cuap-cuap tentang cerita ini. Sebenernya cerita ini author selesaikan dengan waktu +/- 3 jam. Tapi setelah itu mengalami banyak perombakan seperti nama cast yeojanya diubah trus perbaikan disana-sini, penyempurnaan kalimat, etc. Dan semoga semua readerdeul suka sama cerita yang singkat ini.


Happy Reading!!

Soundtrack :
1.      J.Rabbit – Talkin’ bout love
2.       Super Junior – First Love
3.      Trouble Maker – Trouble Maker







Siapa kau?

 Kenapa kau membuatku seperti ini?

Wajahmu tidak setampan Kibum oppa yang membuat semua perempuan di dunia seakan mau memakannya ketika melihat kemampuan aktingnya di TV.

Level dancemu pun jauh di bawah Eunhyuk oppa. Saat menggantikan bagian Eunhyuk oppa di lagu Sorry Sorry pun dancemu seperti seekor gurita yang berusaha kabur dari panggangan yang panas.

Kau bukanlah namja romantis seperti Donghae oppa yang memperlakukan seorang perempuan
dengan baik. Kau bahkan sering bersikap dingin kepada idol perempuan hanya karena masalah sepele.

Kelakuanmu juga tidak selucu Shindong oppa yang pandai membuat orang tersenyum.

Aegyeomu sangat buruk dibandingkan dengan Sungmin oppa yang notabenenya adalah teman sekamarmu. Yah, walaupun sekarang kau tidak lagi sekamar dengannya, tapi apakah kau tidak belajar melakukan aegyeo yang baik sepertinya?

Makanan buatanmu selalu meracuni orang. Tidak seperti Ryeowook oppa yang sudah seperti chef di restoran bintang lima. Tapi, kenapa saat kau memasak makanan untuk dirimu sendiri itu terlihat baik-baik saja? Apakah kau sengaja?

Kau selalu bersikap kurang ajar kepada semua orang. Selalu menyebut diri sendiri adalah orang tertampan didunia. Apakah kau terlalu banyak memakan obat kepercayaan dirimu huh?

Apakah kau begitu merasa kesepian sehingga bersikap evil tanpa pandang bulu dan tidak memikirkan apa akibatnya kelak, apakah kau pikir itu kelakuan yang baik?

Selalu bermain game tanpa kenal waktu. Apakah kau tidak pernah mengkhawatirkan kesehatanmu sendiri? Selalu membuat orang khawatir karena lupa makan dan tidak tidur. Apakah kau tidak bisa sedikit saja mengurangi hal bodoh itu?


“Sepertinya tidak bisa”Celetuk seseorang yang tiba-tiba berada di sampingku dan sukses membuat lagu Trouble Maker yang dari tadi berada di kepalaku buyar seketika. Trouble Maker benar-benar lagu yang cocok untuk menemaniku membuat sebuah FF mengenai si pembuat masalah sepertinya. Hahh~ Entah kapan evil itu datang.

“Untuk apa kau membuat semua ini huh? Dan lagi! Semuanya menjelek-jelekkanku. Padahal semua yang kau tulis di sana adalah kebohongan.”

“Jangan ganggu aku! Cepat keluar CHO KYUHYUN!!!”Teriakku padanya dan meremas tanganku sendiri. Berani sekali dia masuk kamarku tanpa izin!


Dia juga selalu melakukan semua hal yang diinginkannya tanpa memikirkan perasaan orang lain dan juga akibat dari perlakuan semena-menanya tersebut.


“YA! Pabo saram! Jawab aku! Untuk apa semua ini kau tulis?!”

“Untuk ku unduh di blog pribadiku dan menyebarluaskannya di berbagai situs lainnya!”Ucapku ketus pada namja yang baru saja memanggilku ‘pabo’ itu.


Dengan semena-mena memanggil orang dengan kata-kata pabo. Memangnya sepintar apa dia hingga berani melakukannya. Bahkan dia melakukannya pada seorang gadis manis dengan wajah tanpa dosa sedikit pun.


“Mwo? Gadis manis? Apakah kau sedang memuji diri sendiri eoh?! Alasan aku memanggilmu bodoh itu karena memang kau lebih pabo dariku. Kalau kau lebih pintar dariku, aku tidak mungkin mencintaimu!”

“Jadi kau menikahiku hanya karena aku seorang gadis yang bodoh?! Kalau begitu kenapa kau tidak menikahi gadis lain yang lebih bodoh dariku huh?”

“Dasar pabo!”Ucapnya sambil memajukan sedikit bibirnya. Apa itu? Aegyeo? Yang benar saja!


Sekarang aku dan Kyuhyun setara tingginya karena dia memang sedang berlutut di depanku dan menahan agar kursi putar yang aku duduki dari tadi tidak berputar untuk kesekian kalinya. Dia benar-benar mengacaukan jadwal pembuatan FF ku! Dasar namja pabo! Tapi kali ini aku ingin sedikit menyegarkan diri dengan bertengkar dengannya. Sudah dua hari yang lalu dia tidak pulang karena jadwal Super Junior sangat padat.


“Kata bodoh yang aku maksud disini bukan lah makna yang sesungguhnya! Kalau itu makna yang sesungguhnya mana mungkin kau akan mendapatkan juara umum di semua sekolah yang kau tempati huh?”

“Jadi apa?”Tanyaku dengan tatapan yang sangat lugu. Aku sangat ingat ketika Kyuhyun mengatakan bahwa dia sangat menyukai tatapanku yang seperti anak sekolah dasar. Dia pasti akan selalu tersenyum manis jika melihat wajah polosku. Dan benar sekali, dia sedang tersenyum manis sekarang. Aku sangat menyukai senyumannya!

“Lugu dan polos! Itu maksudku. Apakah kau lupa jika aku selalu mengatakan jika aku sangat menyukai raut muka polos dan bingungmu yang seperti anak usia enam tahun itu?”Tanya tuan Cho tepat di depanku. Aku pun hanya mengangguk.

“Jadi itu hanya karena wajahku yang seperti anak kecil? Hmm….”Ucapku sambil menarik sudut bibirku lebih kesamping dan menghembuskan nafas karena aku kurang puas dengan jawabannya. Ahh, aku ingin dia mengatakan kalau dia mencintaiku. Hari ini aku belum mendapatkan kata-kata itu darinya.

“Kenapa?”

“Anni… Tapi aku ingin bertanya apakah kau mencintaiku?”Tanyaku dengan tatapan penuh harap. Dia pun hanya menunduk dan tertawa kecil.

“Aku tidak mencintaimu”

“YA!!!”Teriakku kesal. Kyuhyun pun tertawa dengan keras setelahnya. Ada apa dengan orang ini huh?

“Aku memang tidak mencintaimu, tapi aku hanya mencintaimu!”Lanjutnya dan membuat seulas senyum manis pun terukir di wajahku. Aku pun segera menormalkan mimik mukaku walaupun harus menggigit sedikit bibirku untuk melakukannya.

“Kau menyalin ucapan Joo Won oppa!”Ujarku.

“Siapa Joo Won?”

“Dasar pabo! Dengan Kim Joo Won saja kau tidak tahu! Padahal dia adalah salah satu karakter utama dalam drama favorit kita berdua!

“Maksudmu Kim Joo Won Secret Garden?”

“Tentu saja! Yang mana lagi! Kenapa kau meniru ucapannya? Dasar plagiat!”Cibirku.

“Aku bukan plagiat! Tapi itu memang kenyataan! Lagi pula aku dan Kim Joo Won kan memang mirip!”

“Dalam mimpimu!!”

“Sekarang giliranmu! Ayo katakan saranghae pada oppamu yang tercinta ini!”

“Aish, benar-benar! Aku juga TIDAK mencintai mu”Tekanku pada kata-kata ‘tidak’.

“Tapi….”Ucapnya seolah memancingku.

“Tapi aku selalu mencintaimu…”Sangat cepat aku mengatakannya dan menutup wajah dengan talapak tangan kecilku. Dia pun perlahan-lahan menariknya dan mengekspose wajahku yang pasti telah seperti udang rebus sekarang.

“Kau sangat lucu Cho Sung Ah! Saranghae!”Ucapnya dan langsung mengkisseu bibirku dengan cepat lalu berdiri dengan tegak. Sementara aku hanya terdiam membeku sambil menahan nafas.

“Aku ingin mengambil minum dulu! Tunggu di sini sebentar ne?!”Lanjutnya sambil terkekeh kecil dan mulai berjalam menuju pintu.


Setelah pintu tertutup, aku pun mulai bernafas dengan normal. Kenapa dia harus melakukannya eoh? Apakah dia lupa bagaimana reaksiku setelah dia melakukannya waktu itu? Dari pertama dia merebut first kiss ku, reaksiku pasti akan sama seperti tadi! Dasar setan pabo! Dia pasti mau membuatku malu tadi. Ah, Sung Ah-ya! Kenapa kau tidak berubah juga sampai sekarang?

Setelah perdebatan yang tidak terlalu penting di dalam jiwaku tadi, aku pun langsung berbalik ke depan komputer yang telah menunggu lama karena kehadiran Kyuhyun  tadi.


Meskipun semua yang aku tulis tadi bukan kebohongan dan… Walaupun orang tersebut bersikeras kalau ini semua adalah kebohongan, aku tetap mencintainya. Hanya mencintainya. Dari dulu hingga sekarang dan selanjutnya. Tali takdir telah mengikat kami dengan sangat erat sampai-sampai semua masalah yang telah kami hadapi menyerah dan berteriak tidak sanggup untuk memutuskannya.

Takdir telah membuat dirinya menjadi cinta pertamaku. Takdir lah yang telah membuatnya terlihat lagi di mataku setelah bertahun-tahun tidak bertemu. Takdir masa lalu membuatku sama sekali tidak mengenal cinta pertamaku yang jelas-jelas telah ada di depan mata. Tapi takdir juga lah yang mengembalikan semua kenangan-kenangan indahku bersamanya. Dan… Takdir juga lah yang telah membuat seseorang bernama Bok Sung Ah berubah nama menjadi Cho Sung Ah.

Terakhir… Harapanku yang sangat besar adalah takdir akan lupa telah mengikat kami berdua menjadi satu… Agar… Tali yang menyatukan kami itu tidak akan pernah terlepas sampai kapan pun. Bahkan setelah 300 tahun berlalu atau kehidupan lain yang lebih jauh.


“Aku berjanji akan terus mencintaimu.”Ucapku berbarengan dengan Kyuhyun yang telah kembali dari mengambil susu tadi. Aku tidak tahu kapan dia datang, saat aku mengatakan kalimat itu dia juga mengucapkan hal yang sama denganku secara bersamaan.


Pada akhirnya semua akan kembali ke jalannya masing-masing. Didunia ini banyak sekali jalan yang tersedia. Dan kita lah yang hanya bisa memilihnya. Tuhan telah menyediakan jalan-jalan itu sangat jauh sebelum kita menyadarinya dan kita hanya bisa membuat rencana untuk menuju ke jalan yang kita pilih.

Dan aku memilih untuk tetap setia pada cinta pertama ku dulu, sekarang, dan bahkan hingga waktu yang sangat-sangat lama.


Nan… Neol… Saranghaeyo… Yeongweonhi… Jeongmal yeongweonhi…
                                                                                           


The End


Fuih….

The end juga akhirnya!! ^^
 
Gimana readerdeul? Puas atau nggak? Sebenernya FF ini cuma ‘After Story’ dari FF yang asli. Dan FF yang asli itu ada beberapa chapter. Tapi… Author gak ada minat buat ngeshare FF yang asli itu. Hehehe. Berdoa aja supaya Author berubah pikiran yah…

Haahh~~~ See u next time readerdeul! Saranghaeyeo! Yeongweonhi! Jeongmal yeongweonhi!! ^^

Annyeong!!!!!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar